Pesona Tempat Wisata Medan Bank Indonesia
Pesona wisata Medan. Bangunan Bank dengan gaya arsitektur khas Eropa ini membuat orang yang datang ke sana merasakan atmosfer lain. Jadi tak heran jika bangunan satu ini menjadi primadona bagi penikmat wisata heritage di Medan selain beberapa bangunan bersejarah lainnya.
Pesona wisata Bangunan Bank Indonesia Medan ini merupakan bangun peninggalan pemerintahan Belanda yang kalah ketika peperangan. Dalam sejarahnya bangunan itu didirikan pada tahun 1906 yang mana pembangunannya ditangani oleh perusahaan arsitek asal Belanda tapi berkantor di Jakarta (saat itu namanya masih Batavia). Arsitek yang merancang bangunan unik ini adalah Hulswit, Fermost dan Cuypers.
Pembangunannya selesai dalam waktu satu tahun. Tepat di tahun 1907 bangunan yang digunakan sebagai pusat perbankan Belanda dengan nama De Javasche Bank Medan ini resmi dioperasikan yang mana pada awal berdirinya dipimpin oleh L. Vonhemert. Semenjak berdirinya sampai kekalahan Belanda, bangunan itu berfungsi sebagai pusat Bank Belanda.
Nama pesona wisata Bank Indonesia Medan diresmikan ketika kemerdekaan Indonesia sudah diraih. Tepat 6 tahun setelah kemerdekaan Indonesia tepatnya pada tahun 1951, seluruh bangunan peninggalan Belanda di nasionalisasikan oleh bapak presiden Republik Indonesia yang pertama Soekarno. Seluruh aset peninggalan Belanda diambil alih dan dijadikan milik negara. Termasuk dengan bangunan gedung Bank Belanda yang ada di seluruh tanah air, salah satunya bangunan bank Belanda di Medan ini. Maka tak heran jika cabang Bank Indonesia di berbagai wilayah Indonesia memiliki bangunan yang cukup unik. Ternyata bangunan itu merupakan peninggalan pemerintah Belanda dan masih kokoh sampai sekarang.
Kawasan pesona wisata Bank Indonesia Medan yang beralamatkan di Jl. Balai Kota No. 04, Medan ini sampai sekarang masih kokoh berdiri dan terawat dengan baik. Perbaikan besar pernah terjadi pada tahun 2000 di mana pada saat itu kubah yang pada tahun 1956 dihilangkan kembali dipasang. Sayangnya jam besar asli Belanda yang ada di dalamnya hilang entah ke mana. Jam besar itu kini diubah menjadi logo Bank Indonesia yang lumayan besar.
Meskipun sudah mengalami renovasi, namun sama sekali tidak ada yang berubah dari bangunan itu. Bahkan dibuat se-asli mungkin seperti sedia kala dengan mengembalikan kubah yang pernah dihilangkan.
Tempat Wisata Menarik Lain di Kota Medan
Provinsi Sumatra Utara memiliki ibu kota yang bernama Medan. Medan dapat diartikan sebagai tempat atau daerah pertempuran di beberapa desa/daerah yang berbeda pada saat terjadinya perang pada tempo lalu. Meliputi daerah seluas 265,10 Km². Medan merupakan pintu masuk ke Indonesia bagian barat, berbatasan dengan Malaysia yang dipisahkan dengan Selat Malaka. Medan dahulu dan sekarang adalah pusat industri dan perdagangan dengan pelayanan komunikasi yang cukup memadai ke seluruh wilayah Sumatra Utara.
Sebagai pintu masuk ke Indonesia bagian barat, Bandar Udara Internasional memiliki penerbangan langsung keluar negeri dan penerbangan dalam negeri ( penerbangan domestik). Medan, sebagai pintu masuk Indonesia bagian barat mempunyai Bandar Udara Internasional Kuala Namu yang mempunyai jalur penerbangan langsung ke Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Ipoh & Alor Star.
Medan adalah kota dimana tempat berkumpulnya bermacam-macam suku dan kebudayaan.

Tempat Wisata Menarik di Kota Medan Layak Dikunjungi
Istana Maimun
Istana Maimun disebut juga Istana Kesultanan Deli, dibangun oleh Sultan Makmun Al-Rasyid tahun 1888. Istana ini sudah telah pernah direnovasi (mengalami perbaikan). Istana ini masih tetap dimiliki oleh Sultan dan keluarganya. Pada masa lalu menurut Sejarah Kesultanan Deli, Istana Maimun adalah jendela untuk masuk kemasa kejayaan kerajaan.
Masjid Raya Medan
Masjid Raya Medan merupakan salah satu masjid terbesar dan terindah di Indonesia. Dibangun tahun 1906 oleh Sultan Makmun Al-Rasyid dan berdiri hanya 200 m dari Istana Maimun. Masjid ini, dengan gaya arsitektur yang diinspirasi dari gaya Moorish adalah yang terbesar.Dimana dengan seni arsitektur yang berasal dari arab.
Museum Sumatra Utara
Museum Sumatra Utara terletak sekitar 1 km dari jalan utama. Diresmikan pada bulan April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Yang mana merupakan salah satu cara untuk melestarikan seni budaya Sumatra Utara.
Museum Militer Bukit Barisan
Museum Militer Bukit Barisan terletak di Jalan Zainul Arifin. Museum ini mempunyai koleksi senjata, yang dipergunakan pada waktu perang kemerdekaan.
Taman Buaya Asam Kumbang
Taman Buaya Asam Kumbang ini merupakan taman terbesar di Indonesia, Dimana buaya-buaya tersebut hidup dan berkembang biak hingga saat ini. Terletak di daerah Asam Kumbang, kira-kira 5 km dari pusat kota. Banyak dikunjungi oleh turis luar negeri maupun dalam negeri. Kuantitas buaya-buaya ini telah mencapai 1.500 dengan berbagai umur dan ukuran.
Kebun Binatang Medan
Kebun Binatang Medan adalah sebuah kebun binatang di Medan, Indonesia. Lokasinya terletak di Kelurahan Simalingkar B, Medan Tuntungan, sekitar 10 kilometer dari pusat kota ke arah Brastagi.
Pelabuhan Belawan
Pelabuhan Belawan adalah pelabuhan yang berhubungan dengan Penang, Malaysia. Pelabuhan Belawan ini merupakan tempat pintu masuk bagi wisatawan dan juga barang-barang yang dikirim dari luar negeri. Belawan adalah daerah industri yang sekarang ini sangat berkembang dengan pesat.
Danau Siombak
Danau Siombak adalah sebuah danau buatan dengan luas sekitar 40 hektare, Diameter sekitar 1000 meter,dan kedalaman kurang lebih 12 meter. Danau ini terletak di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Medan, Sumatra Utara.
Menara Air Tirtanadi
Menara Air Tirtanadi merupakan salah satu ikon Kota Medan. Keberadaan menara ini dapat dikatakan sangat vital bagi masyarakat kota Medan. Bangunan ini didirikan pada tahun 1908, oleh pemerintah Belanda, sebagai tempat penampungan air bagi masyarakat Medan.
Kantor Pos Medan
Salah satu bangunan bersejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh di kota Medan adalah Kantor Pos Medan. Letaknya yang berhadapan dengan Lapangan Merdeka, tidak jauh juga dari Merdeka Walk membuat bangunan ini menjadi objek wisata bersejarah yang ramai dikunjungi wisatawan asing maupun lokal.
Stasiun Medan
Stasiun Medan (MDN) adalah stasiun kereta api yang melayani Kota Medan, dan berada di pertemuan antara Kelurahan Kesawan (Medan Barat) dan Gang Buntu (Medan Timur).
Merdeka Walk
Sebuah pusat jajanan malam yang fantastic dihiasi lampu-lampu hias yang semarak penuh dengan nuansa kuning Melayu, terletak di Lapangan Merdeka dikenal dengan Merdeka Walk. Memiliki area cukup luas dibawah pohon-pohon rindang. Kita dapat menikmati bangunan bersejarah dengan keindahan arsitekturnya, ketika kita menikmati makan malam di tempat ini.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Objek_wisata_di_Kota_Medan

